Tak
pandai beretorika
Hanya
mampu menyapamu lewat doa
Tak
pandai menafsir kata
Hanya
mampu mengadu asa
Ku
selipkan kau dalam sepertiga malam
Ku
selipkan kau dalam setiap sujud hasrat
Ku
harap kau adalah niscaya
Ku
lambungkan harap tentangmu hanya padaNya
Ku
abadikan kau dalam kata
Saat
rindu menyapa, ku sampaikan hanya padaNya
Tak
mampu menatap
Hanya
memandang pekat dalam sketsa nama
Tak
mampu memberi rasa
Tidak
mampu untuk separuh saja
Kemampuanku
hanya memberi sepenuhnya
Baktiku,
untuk imamku ...
14 Januari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar